

Rumah Kita Bersama


Rumah Kita Bersama
Foreword
Foreword

Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam sehat dan sejahtera untuk kita semua,
Mari bersinergi bersama Roemah Kelapa Indonesia untuk mentransformasi perkelapaan Indonesia melalui kolaborasi yang kuat, kebersamaan, serta integrasi dengan para pegiat dan seluruh pemangku kepentingan kelapa.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, kami mendorong terbentuknya hubungan kemitraan antara petani kelapa dan pelaku industri guna menciptakan ekosistem yang adil, saling menguntungkan, dan berkelanjutan.
Manajemen Eksekutif Roemah Kelapa Indonesia, yang terdiri dari perwakilan akademisi, asosiasi/komunitas petani, industri, para ahli, praktisi, serta para pelaku usaha kelapa di Indonesia, siap mengembangkan model Industri Kelapa Terpadu yang menyatukan sektor hulu–hilir dengan konsep Zero Waste, Kemandirian Energi, dan Green Economy, untuk menghasilkan produk berkualitas, bernilai tinggi, kompetitif, dan berkelanjutan.
Melalui Coco Academia, kami menyediakan program pelatihan dan pendampingan untuk membangun perkebunan secara holistik, meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa berkelanjutan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Kami juga melaksanakan program pengembangan kapasitas (capacity building) bagi petani, termasuk UMKM dan IKM. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi, meningkatkan efisiensi, dan mendorong pemanfaatan sumber daya kelapa secara optimal demi memperoleh seluruh nilai tambah dari kelapa.
Melalui penyelenggaraan pelatihan, bimbingan teknis, dan seminar, kami membangun standar nasional untuk proses pengolahan dan kualitas produk kelapa beserta turunannya, yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing industri, serta berorientasi pada tuntutan standar pasar lokal maupun global.
Mari bersama-sama mengembalikan kejayaan Kelapa Indonesia dan melangkah menuju Indonesia Emas.
Hormat kami,
Galih, Batara Muda
CEO & Founder

Salam sejahtera bagi kita semua,
Kelapa bukanlah sekadar tanaman biasa; ia adalah simbol ketahanan, kemandirian, dan harapan bagi bangsa Indonesia. Di balik pohonnya yang menjulang tinggi, tersimpan potensi luar biasa yang mampu menggerakkan roda pembangunan nasional melalui tiga aspek mendasar: sosial, kesehatan, dan ekonomi.
Dari sisi sosial, kelapa menjadi penopang kehidupan bagi lebih dari 5,7 juta keluarga petani kecil di Indonesia. Mereka bukan hanya penjaga warisan agraris Nusantara, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga kesejahteraan masyarakat di pedesaan. Setiap tetes keringat para petani mengalirkan nilai-nilai gotong royong, ketangguhan, serta semangat kebersamaan yang harus kita jaga bersama.
Dari aspek kesehatan, kelapa adalah anugerah tak ternilai dari alam. Sebagai sumber lemak sehat, protein, serat, dan karbohidrat, kelapa menjadi solusi pangan terjangkau untuk mengatasi masalah malnutrisi. Melalui pengembangan dan inovasi produk berbasis kelapa beserta turunannya, kita dapat menghasilkan nilai tambah yang sangat tinggi. Ini membuktikan bahwa kelapa memiliki potensi bisnis luar biasa, sekaligus menyediakan sumber nutrisi alami yang dibutuhkan masyarakat untuk hidup lebih sehat.
Dalam lingkup ekonomi dan keberlanjutan, tidak ada bagian dari kelapa yang terbuang sia-sia. Buahnya menjadi makanan bergizi, santan, desiccated coconut, hingga produk bernilai tinggi seperti MCT dan VCO. Seratnya diolah menjadi cocopeat sebagai media tanam, atau cocofiber sebagai serat alami untuk insulasi dan kasur. Tempurungnya diubah menjadi karbon aktif hingga graphene. Air kelapanya diproses menjadi minuman isotonik, cuka, atau nata de coco. Daunnya dirangkai menjadi karya seni, bahkan batangnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, furnitur, dan parket ramah lingkungan. Ini membuktikan bahwa kelapa merupakan tanaman serbaguna yang mampu menciptakan rantai ekonomi berkelanjutan.
Namun, seluruh potensi tersebut tidak akan bermakna tanpa adanya sinergi. Roemah Kelapa Indonesia hadir sebagai jembatan yang menyatukan para petani, pelaku industri, pemerintah, dan akademisi. Kolaborasi ini sangat penting untuk mengoptimalkan inovasi pengolahan kelapa, memperkuat kebijakan yang berpihak pada petani, serta mendorong riset yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Kami mengajak seluruh pihak—baik individu, lembaga, maupun korporasi—untuk mendukung langkah Roemah Kelapa Indonesia. Setiap kontribusi yang Anda berikan tidak hanya membantu para petani, tetapi juga turut menulis sejarah baru: menjadikan kelapa sebagai penggerak masa depan Indonesia yang berkelanjutan.
Terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Prof. (Purn.) Tun Tedja Irawadi
CO-FOUNDER

Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam sehat dan sejahtera untuk kita semua,
Mari bersinergi bersama Roemah Kelapa Indonesia untuk mentransformasi perkelapaan Indonesia melalui kolaborasi yang kuat, kebersamaan, serta integrasi dengan para pegiat dan seluruh pemangku kepentingan kelapa.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, kami mendorong terbentuknya hubungan kemitraan antara petani kelapa dan pelaku industri guna menciptakan ekosistem yang adil, saling menguntungkan, dan berkelanjutan.
Manajemen Eksekutif Roemah Kelapa Indonesia, yang terdiri dari perwakilan akademisi, asosiasi/komunitas petani, industri, para ahli, praktisi, serta para pelaku usaha kelapa di Indonesia, siap mengembangkan model Industri Kelapa Terpadu yang menyatukan sektor hulu–hilir dengan konsep Zero Waste, Kemandirian Energi, dan Green Economy, untuk menghasilkan produk berkualitas, bernilai tinggi, kompetitif, dan berkelanjutan.
Melalui Coco Academia, kami menyediakan program pelatihan dan pendampingan untuk membangun perkebunan secara holistik, meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa berkelanjutan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Kami juga melaksanakan program pengembangan kapasitas (capacity building) bagi petani, termasuk UMKM dan IKM. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi, meningkatkan efisiensi, dan mendorong pemanfaatan sumber daya kelapa secara optimal demi memperoleh seluruh nilai tambah dari kelapa.
Melalui penyelenggaraan pelatihan, bimbingan teknis, dan seminar, kami membangun standar nasional untuk proses pengolahan dan kualitas produk kelapa beserta turunannya, yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing industri, serta berorientasi pada tuntutan standar pasar lokal maupun global.
Mari bersama-sama mengembalikan kejayaan Kelapa Indonesia dan melangkah menuju Indonesia Emas.
Hormat kami,
Galih, Batara Muda
CEO & Founder

Salam sejahtera bagi kita semua,
Kelapa bukanlah sekadar tanaman biasa; ia adalah simbol ketahanan, kemandirian, dan harapan bagi bangsa Indonesia. Di balik pohonnya yang menjulang tinggi, tersimpan potensi luar biasa yang mampu menggerakkan roda pembangunan nasional melalui tiga aspek mendasar: sosial, kesehatan, dan ekonomi.
Dari sisi sosial, kelapa menjadi penopang kehidupan bagi lebih dari 5,7 juta keluarga petani kecil di Indonesia. Mereka bukan hanya penjaga warisan agraris Nusantara, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga kesejahteraan masyarakat di pedesaan. Setiap tetes keringat para petani mengalirkan nilai-nilai gotong royong, ketangguhan, serta semangat kebersamaan yang harus kita jaga bersama.
Dari aspek kesehatan, kelapa adalah anugerah tak ternilai dari alam. Sebagai sumber lemak sehat, protein, serat, dan karbohidrat, kelapa menjadi solusi pangan terjangkau untuk mengatasi masalah malnutrisi. Melalui pengembangan dan inovasi produk berbasis kelapa beserta turunannya, kita dapat menghasilkan nilai tambah yang sangat tinggi. Ini membuktikan bahwa kelapa memiliki potensi bisnis luar biasa, sekaligus menyediakan sumber nutrisi alami yang dibutuhkan masyarakat untuk hidup lebih sehat.
Dalam lingkup ekonomi dan keberlanjutan, tidak ada bagian dari kelapa yang terbuang sia-sia. Buahnya menjadi makanan bergizi, santan, desiccated coconut, hingga produk bernilai tinggi seperti MCT dan VCO. Seratnya diolah menjadi cocopeat sebagai media tanam, atau cocofiber sebagai serat alami untuk insulasi dan kasur. Tempurungnya diubah menjadi karbon aktif hingga graphene. Air kelapanya diproses menjadi minuman isotonik, cuka, atau nata de coco. Daunnya dirangkai menjadi karya seni, bahkan batangnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, furnitur, dan parket ramah lingkungan. Ini membuktikan bahwa kelapa merupakan tanaman serbaguna yang mampu menciptakan rantai ekonomi berkelanjutan.
Namun, seluruh potensi tersebut tidak akan bermakna tanpa adanya sinergi. Roemah Kelapa Indonesia hadir sebagai jembatan yang menyatukan para petani, pelaku industri, pemerintah, dan akademisi. Kolaborasi ini sangat penting untuk mengoptimalkan inovasi pengolahan kelapa, memperkuat kebijakan yang berpihak pada petani, serta mendorong riset yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Kami mengajak seluruh pihak—baik individu, lembaga, maupun korporasi—untuk mendukung langkah Roemah Kelapa Indonesia. Setiap kontribusi yang Anda berikan tidak hanya membantu para petani, tetapi juga turut menulis sejarah baru: menjadikan kelapa sebagai penggerak masa depan Indonesia yang berkelanjutan.
Terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Prof. (Purn.) Tun Tedja Irawadi
CO-FOUNDER
OUR EXECUTIVE MANAGEMENT BOARD
OUR EXECUTIVE MANAGEMENT BOARD

PROF. ANAS MIFTAH FAUZI
HUBUNGAN INTERNAL IPB & KERJASAMA ANTAR AKADEMIS
Alumni IPB University, Bogor Indonesia. Master of Engineering Osaka University Japan, School of Biosciences, Kent University UK. Wakil Rektor IPB Bidang Riset dan Kerjasama. Dekan Fakultas Teknologi Pertanian. Dekan Fakultas Pasca Sarjana IPB. Beliau sebagai Chairman, Koordinator, Speaker pada Internasional Research Management kerjasama dengan berbagai Universitas dari luar negeri : Goettingen University Germany. Nagoya University dan Yamaguchi University, Japan. Australia National University, Sydney University, Monas University, Melbourne University dan CSIRO Australia.

PROF. EDI SANTOSA
COCO ACADEMIA - COCO LEARNING CENTER
Alumni IPB University (S1 dan S2) dan The University of Tokyo (S3). Pernah menjabat Ketua Departemen Agronomi IPB, Anggota Majelis Wali Amanah IPB, Komite Audit Perum Bulog, dan Komisaris PT Biofarm. Berpengalaman sebagai Visiting Profesor di Tokyo University dan aktif dalam pelatihan internasional di Portugal dan Italia. Terlibat dalam tim analis pangan Sekretariat Kabinet RI dan penyusunan master plan pertanian daerah. Pemilik HAKI nasional metode tanam ubi kayu. Aktif di PERHORTI dan PERAGI. Kontributor dalam pengembangan agroforestry kakao dan studi komoditas unggulan nasional bersama Bank Indonesia.

PROF. MOHAMMAD WINUGROHO
EXPERTISE- SCIENCE PETERNAKAN UNTUK KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN
Seorang ahli peternakan terkemuka di Indonesia yang menempuh pendidikan S1 di Universitas Gadjah Mada (UGM), S2 di University of Melbourne, dan meraih gelar Doktor dari IPB University. Menyandang gelar Ahli Peneliti Utama (APU) dan Insinyur Profesional Utama (IPU). Berpengalaman lebih dari 40 tahun di bidang riset pakan dan probiotik ruminansia, beliau aktif membina UMKM, pesantren, serta petani melalui teknologi aplikatif. Pernah menjabat sebagai peneliti utama di Balitnak Kementan, Ketua Masyarakat Singkong Indonesia, serta Guru Besar di Universitas Djuanda. Dikenal luas melalui inovasi produk probiotik seperti Bioplus dan aktif sebagai pembina di berbagai lembaga pertanian dan peternakan nasional. Penerima penghargaan Satya Lencana Wirakarya dari Presiden RI dan berbagai apresiasi ilmiah internasional.

PROF. ANAS MIFTAH FAUZI
HUBUNGAN INTERNAL IPB & KERJASAMA ANTAR AKADEMIS
Alumni IPB University, Bogor Indonesia. Master of Engineering Osaka University Japan, School of Biosciences, Kent University UK. Wakil Rektor IPB Bidang Riset dan Kerjasama. Dekan Fakultas Teknologi Pertanian. Dekan Fakultas Pasca Sarjana IPB. Beliau sebagai Chairman, Koordinator, Speaker pada Internasional Research Management kerjasama dengan berbagai Universitas dari luar negeri : Goettingen University Germany. Nagoya University dan Yamaguchi University, Japan. Australia National University, Sydney University, Monas University, Melbourne University dan CSIRO Australia.

PROF. EDI SANTOSA
COCO ACADEMIA - COCO LEARNING CENTER
Alumni IPB University (S1 dan S2) dan The University of Tokyo (S3). Pernah menjabat Ketua Departemen Agronomi IPB, Anggota Majelis Wali Amanah IPB, Komite Audit Perum Bulog, dan Komisaris PT Biofarm. Berpengalaman sebagai Visiting Profesor di Tokyo University dan aktif dalam pelatihan internasional di Portugal dan Italia. Terlibat dalam tim analis pangan Sekretariat Kabinet RI dan penyusunan master plan pertanian daerah. Pemilik HAKI nasional metode tanam ubi kayu. Aktif di PERHORTI dan PERAGI. Kontributor dalam pengembangan agroforestry kakao dan studi komoditas unggulan nasional bersama Bank Indonesia.

PROF. MOHAMMAD WINUGROHO
EXPERTISE- SCIENCE PETERNAKAN UNTUK KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN
Seorang ahli peternakan terkemuka di Indonesia yang menempuh pendidikan S1 di Universitas Gadjah Mada (UGM), S2 di University of Melbourne, dan meraih gelar Doktor dari IPB University. Menyandang gelar Ahli Peneliti Utama (APU) dan Insinyur Profesional Utama (IPU). Berpengalaman lebih dari 40 tahun di bidang riset pakan dan probiotik ruminansia, beliau aktif membina UMKM, pesantren, serta petani melalui teknologi aplikatif. Pernah menjabat sebagai peneliti utama di Balitnak Kementan, Ketua Masyarakat Singkong Indonesia, serta Guru Besar di Universitas Djuanda. Dikenal luas melalui inovasi produk probiotik seperti Bioplus dan aktif sebagai pembina di berbagai lembaga pertanian dan peternakan nasional. Penerima penghargaan Satya Lencana Wirakarya dari Presiden RI dan berbagai apresiasi ilmiah internasional.

UDHORO KASIH ANGGORO
HUBUNGAN PEMERINTAH & KERJASAMA
Lulusan Sarjana Agronomi UGM dan Magister Perencanaan Wilayah IPB. Pernah menjabat Dirjen Tanaman Pangan, Direktur Perkebunan, serta Direktur Pupuk dan Pestisida di Kementerian Pertanian. Berpengalaman sebagai komisaris BUMN, tenaga ahli di berbagai kabupaten, serta mitra lembaga internasional seperti FAO, UNDP, JICA, dan OECD. Aktif sebagai dosen di Universitas Trisakti dan Universitas Ibnu Khaldun. Terlibat dalam pengembangan koperasi, pesantren, dan UMKM. Saat ini menjabat di berbagai posisi strategis termasuk di MAPORINA, IJBNet, dan perusahaan bioenergi. Aktif dalam organisasi alumni HMI dan Fakultas Pertanian UGM.

ASEP JEMBAR MULYANA
ENTREPRENEUR & BENDAHARA UMUM ROEKI
Lulusan Sarjana dan Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana Jakarta, dengan spesialisasi komunikasi pemasaran dan komunikasi korporat. Memiliki keahlian dalam bisnis briket arang tempurung kelapa dan tembakau shisha, serta aktif sebagai motivator bisnis. Pendiri dan CEO House of Charcoal Indonesia. Menjabat sebagai Ketua HIPBAKI, Bendahara Umum Dewan Kelapa Indonesia (DEKINDO), Ketua Dewan Pengawas Himpunan Pengusaha Indonesia Timur Tengah, serta Bendahara Umum Roemah Kelapa Indonesia (RoeKI). Pernah mengikuti pelatihan teknik industri di Singapore dan aktif dalam pengembangan jejaring usaha kelapa nasional dan internasional.

DR. MEIKA SYAHBANA RUSLI
EXPERTISE MINYAK ATSIRI & BIOADITIF ENERGI
Memperoleh gelar Sarjana dari IPB University, serta gelar Magister dan Doktor dari University of Goettingen, Jerman. Sejak 1989, beliau menjadi dosen di Departemen Teknologi Industri Pertanian IPB University, dengan keahlian di bidang teknologi pengolahan minyak atsiri dan produk turunannya. Sejak 2016, beliau fokus meneliti pemanfaatan minyak atsiri sebagai bioaditif untuk bahan bakar minyak. Selain akademisi, beliau pernah menjabat sebagai Direktur Bisnis dan Kemitraan IPB selama lima tahun, serta Direktur Utama PT Bogor Life Science and Technology selama tujuh tahun. Saat ini, beliau menjabat sebagai Direktur Surfactant and Bioenergy Research Center (SBRC) IPB University. Di tingkat nasional, beliau turut mendirikan Dewan Atsiri Indonesia (DAI) pada 2007, menjabat sebagai Sekretaris Eksekutif (2007–2010), Ketua Umum (2010–2015), dan kini sebagai anggota Dewan Penasehat.

UDHORO KASIH ANGGORO
HUBUNGAN PEMERINTAH & KERJASAMA
Lulusan Sarjana Agronomi UGM dan Magister Perencanaan Wilayah IPB. Pernah menjabat Dirjen Tanaman Pangan, Direktur Perkebunan, serta Direktur Pupuk dan Pestisida di Kementerian Pertanian. Berpengalaman sebagai komisaris BUMN, tenaga ahli di berbagai kabupaten, serta mitra lembaga internasional seperti FAO, UNDP, JICA, dan OECD. Aktif sebagai dosen di Universitas Trisakti dan Universitas Ibnu Khaldun. Terlibat dalam pengembangan koperasi, pesantren, dan UMKM. Saat ini menjabat di berbagai posisi strategis termasuk di MAPORINA, IJBNet, dan perusahaan bioenergi. Aktif dalam organisasi alumni HMI dan Fakultas Pertanian UGM.

ASEP JEMBAR MULYANA
ENTREPRENEUR & BENDAHARA UMUM ROEKI
Lulusan Sarjana dan Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana Jakarta, dengan spesialisasi komunikasi pemasaran dan komunikasi korporat. Memiliki keahlian dalam bisnis briket arang tempurung kelapa dan tembakau shisha, serta aktif sebagai motivator bisnis. Pendiri dan CEO House of Charcoal Indonesia. Menjabat sebagai Ketua HIPBAKI, Bendahara Umum Dewan Kelapa Indonesia (DEKINDO), Ketua Dewan Pengawas Himpunan Pengusaha Indonesia Timur Tengah, serta Bendahara Umum Roemah Kelapa Indonesia (RoeKI). Pernah mengikuti pelatihan teknik industri di Singapore dan aktif dalam pengembangan jejaring usaha kelapa nasional dan internasional.

DR. MEIKA SYAHBANA RUSLI
EXPERTISE MINYAK ATSIRI & BIOADITIF ENERGI
Memperoleh gelar Sarjana dari IPB University, serta gelar Magister dan Doktor dari University of Goettingen, Jerman. Sejak 1989, beliau menjadi dosen di Departemen Teknologi Industri Pertanian IPB University, dengan keahlian di bidang teknologi pengolahan minyak atsiri dan produk turunannya. Sejak 2016, beliau fokus meneliti pemanfaatan minyak atsiri sebagai bioaditif untuk bahan bakar minyak. Selain akademisi, beliau pernah menjabat sebagai Direktur Bisnis dan Kemitraan IPB selama lima tahun, serta Direktur Utama PT Bogor Life Science and Technology selama tujuh tahun. Saat ini, beliau menjabat sebagai Direktur Surfactant and Bioenergy Research Center (SBRC) IPB University. Di tingkat nasional, beliau turut mendirikan Dewan Atsiri Indonesia (DAI) pada 2007, menjabat sebagai Sekretaris Eksekutif (2007–2010), Ketua Umum (2010–2015), dan kini sebagai anggota Dewan Penasehat.

PROF. YANDRA ARKEMAN
ENERGY & IT EXPERTISE
Pakar di bidang Kecerdasan Buatan (AI), blockchain, dan rantai pasok cerdas. Beliau meraih gelar Magister Teknik (M.Eng) dan Doktor (PhD) dari University of South Australia, serta kini menjabat sebagai profesor di IPB University dan Ketua kelompok riset BRAIN (Blockchain, Robotics, and Artificial Intelligence Networks). Penelitiannya berfokus pada pengembangan rantai pasok cerdas dan aman berbasis teknologi blockchain dan AI, yang telah diimplementasikan bersama berbagai kementerian dan perusahaan. Beliau juga aktif dalam kolaborasi riset, baik melalui pendanaan LPDP maupun hibah internasional. Diluar akademik, Prof. Yandra dikenal sebagai pembicara dan penulis kolom tetap dalam bidang keahliannya.

JUDIN ROJUDIN
EXPERTISE LAPANGAN - PRAKTISI PETANI KELAPA
Lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada tanggal 2 Februari 1982. Beliau menyelesaikan pendidikan tinggi di Universiti Utara Malaysia (UUM) dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Islam (S.E.I) pada tahun 2005. Sejak usia 15 tahun, beliau telah aktif dalam kegiatan yang berkaitan dengan kelapa, khususnya sebagai penangkar bibit kelapa di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Pengalaman panjang ini telah membentuk keahliannya dalam bidang agribisnis kelapa, khususnya dalam pengembangan dan penyediaan bibit unggul untuk mendukung ketahanan dan produktivitas sektor perkebunan rakyat.

DR. DWI SETYANINGSIH
PROJECT & STUDI KELAYAKAN
Lulusan S1, S2, dan S3 IPB University Bogor, berpengalaman di Departemen Teknik Industri Pertanian dan Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenergi IPB. Menjadi Ketua Tenaga Ahli berbagai kajian strategis, seperti potensi nipah untuk bioetanol (Pertamina), pendirian industri kelapa terpadu di Pulau Buru (PT Inagro), nilai manfaat BBN (Ditjen EBTKE Kemen ESDM), serta hilirisasi sawit untuk ketahanan pangan dan energi (Bank Indonesia). Terlibat dalam prastudi kelayakan mini plant CPO dan RPO berbasis koperasi. Aktif menulis publikasi ilmiah dan pemilik beberapa Hak Kekayaan Intelektual.

PROF. YANDRA ARKEMAN
ENERGY & IT EXPERTISE
Pakar di bidang Kecerdasan Buatan (AI), blockchain, dan rantai pasok cerdas. Beliau meraih gelar Magister Teknik (M.Eng) dan Doktor (PhD) dari University of South Australia, serta kini menjabat sebagai profesor di IPB University dan Ketua kelompok riset BRAIN (Blockchain, Robotics, and Artificial Intelligence Networks). Penelitiannya berfokus pada pengembangan rantai pasok cerdas dan aman berbasis teknologi blockchain dan AI, yang telah diimplementasikan bersama berbagai kementerian dan perusahaan. Beliau juga aktif dalam kolaborasi riset, baik melalui pendanaan LPDP maupun hibah internasional. Diluar akademik, Prof. Yandra dikenal sebagai pembicara dan penulis kolom tetap dalam bidang keahliannya.

JUDIN ROJUDIN
EXPERTISE LAPANGAN - PRAKTISI PETANI KELAPA
Lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada tanggal 2 Februari 1982. Beliau menyelesaikan pendidikan tinggi di Universiti Utara Malaysia (UUM) dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Islam (S.E.I) pada tahun 2005. Sejak usia 15 tahun, beliau telah aktif dalam kegiatan yang berkaitan dengan kelapa, khususnya sebagai penangkar bibit kelapa di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Pengalaman panjang ini telah membentuk keahliannya dalam bidang agribisnis kelapa, khususnya dalam pengembangan dan penyediaan bibit unggul untuk mendukung ketahanan dan produktivitas sektor perkebunan rakyat.

DR. DWI SETYANINGSIH
PROJECT & STUDI KELAYAKAN
Lulusan S1, S2, dan S3 IPB University Bogor, berpengalaman di Departemen Teknik Industri Pertanian dan Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenergi IPB. Menjadi Ketua Tenaga Ahli berbagai kajian strategis, seperti potensi nipah untuk bioetanol (Pertamina), pendirian industri kelapa terpadu di Pulau Buru (PT Inagro), nilai manfaat BBN (Ditjen EBTKE Kemen ESDM), serta hilirisasi sawit untuk ketahanan pangan dan energi (Bank Indonesia). Terlibat dalam prastudi kelayakan mini plant CPO dan RPO berbasis koperasi. Aktif menulis publikasi ilmiah dan pemilik beberapa Hak Kekayaan Intelektual.

LIZA SYAHMIRMAN RHEMREV
HUKUM DAN ADVOKASI
Profesional multidisiplin dengan latar belakang pendidikan D3 dari Universitas Indonesia, Sarjana Pendidikan dari Universitas Satya Wacana, Sarjana Hukum dari Universitas Krisnadwipayana, dan Magister Manajemen dari Universitas Padjadjaran. Memiliki keahlian dalam HR Strategic Management, hubungan industrial, pengembangan organisasi dan talenta, kepemimpinan, komunikasi dan negosiasi, CSR, efisiensi operasional, hingga tata kelola perusahaan. Berpengalaman sebagai Co-Founder, CEO, dan Komisaris di perusahaan energi biomassa, media sosial, dan perdagangan. Pernah menjadi konsultan teknis dan manajemen, Senior HR Manager di perusahaan pelayaran internasional, Legal Counsel dan Training Manager di firma hukum asing, serta HR & GA Officer di industri otomotif.

FENTI SUSANTI
SALES AND BUSINESS DEVELOPMENT
Lulusan Konservasi Sumber Daya Hutan IPB, dengan pelatihan internasional di bidang ekonomi sirkular, manajemen limbah, CSR, GCG, dan audit RSPO. Berpengalaman sebagai konsultan individu di bidang perencanaan korporasi, manajemen risiko, dan pengembangan produk. Pernah menjadi tenaga ahli kehutanan di PT Surveyor Indonesia dan quality control di pabrik pallet. Aktif dalam berbagai pelatihan lingkungan dan keberlanjutan, termasuk AMDAL dan circular economy. Anggota aktif di Asosiasi Governance Risk and Compliance, Indonesia Risk Management Professional Association, serta Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia. Terlibat dalam penguatan sistem keberlanjutan dan tata kelola di sektor kehutanan dan industri.

NURLAILA ABDULLAH
TRAINING - SEMINAR - CAPACITY BUIDING
Lulusan S1 Afiliasi Unhas-IPB dan S2 Pertanian IPB. Dosen Fakultas Pertanian Unhas dan alumni pelatihan agribisnis JICA di Tokyo. Berpengalaman sebagai Tenaga Ahli di OXFAM, ISPEI, COURAGE Institute, dan berbagai yayasan. Mantan Direktur Utama PT Poleko Food, konsultan CSR PLN Sulselbar, serta pemilik UD D’Leyla Food Inovator minuman serbuk chocolate ginger (100 inovator Unhas 2018) dan pemegang lisensi teknologi bumbu konro granular. Tersertifikasi penyelia halal berbasis SKKNI. Aktif dalam hilirisasi pertanian dan perikanan, khususnya di wilayah marginal dan pesisir.

LIZA SYAHMIRMAN RHEMREV
HUKUM DAN ADVOKASI
Profesional multidisiplin dengan latar belakang pendidikan D3 dari Universitas Indonesia, Sarjana Pendidikan dari Universitas Satya Wacana, Sarjana Hukum dari Universitas Krisnadwipayana, dan Magister Manajemen dari Universitas Padjadjaran. Memiliki keahlian dalam HR Strategic Management, hubungan industrial, pengembangan organisasi dan talenta, kepemimpinan, komunikasi dan negosiasi, CSR, efisiensi operasional, hingga tata kelola perusahaan. Berpengalaman sebagai Co-Founder, CEO, dan Komisaris di perusahaan energi biomassa, media sosial, dan perdagangan. Pernah menjadi konsultan teknis dan manajemen, Senior HR Manager di perusahaan pelayaran internasional, Legal Counsel dan Training Manager di firma hukum asing, serta HR & GA Officer di industri otomotif.

FENTI SUSANTI
SALES AND BUSINESS DEVELOPMENT
Lulusan Konservasi Sumber Daya Hutan IPB, dengan pelatihan internasional di bidang ekonomi sirkular, manajemen limbah, CSR, GCG, dan audit RSPO. Berpengalaman sebagai konsultan individu di bidang perencanaan korporasi, manajemen risiko, dan pengembangan produk. Pernah menjadi tenaga ahli kehutanan di PT Surveyor Indonesia dan quality control di pabrik pallet. Aktif dalam berbagai pelatihan lingkungan dan keberlanjutan, termasuk AMDAL dan circular economy. Anggota aktif di Asosiasi Governance Risk and Compliance, Indonesia Risk Management Professional Association, serta Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia. Terlibat dalam penguatan sistem keberlanjutan dan tata kelola di sektor kehutanan dan industri.

NURLAILA ABDULLAH
TRAINING - SEMINAR - CAPACITY BUIDING
Lulusan S1 Afiliasi Unhas-IPB dan S2 Pertanian IPB. Dosen Fakultas Pertanian Unhas dan alumni pelatihan agribisnis JICA di Tokyo. Berpengalaman sebagai Tenaga Ahli di OXFAM, ISPEI, COURAGE Institute, dan berbagai yayasan. Mantan Direktur Utama PT Poleko Food, konsultan CSR PLN Sulselbar, serta pemilik UD D’Leyla Food Inovator minuman serbuk chocolate ginger (100 inovator Unhas 2018) dan pemegang lisensi teknologi bumbu konro granular. Tersertifikasi penyelia halal berbasis SKKNI. Aktif dalam hilirisasi pertanian dan perikanan, khususnya di wilayah marginal dan pesisir.